
Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menyatakan kekhawatirannya dengan kondisi satu-satunya ruas jalan keluar melalui darat dari Ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan menuju daerah lainnya.
Badan jalan yang dibangun berhampiran dengan bantaran sungai Indragiri ini sewaktu-waktu dikhawatrikan akan putus akibat terjangan erosi. Oleh karenanya, Bupati menyatakan keinginannya untuk membangun badan jalan penghubung alternatif.
“Bisa saja nanti badan jalan baru itu akan melalu Desa Pekan Kamis atau lebih jauh kedarat lagi.” Ujar Bupati belum lama ini ketika sempat berbincang-bincang dengan sejumlah awak media
Dicontohkan Bupati, ruas jalan yang dikhawatrikannya akan terputus itu seperti ruas jalan parit VI Kecamatan Tembilahan Hulu. Titik ruas jalan itu kini saat ini hanya tinggal beberapa meter dari badan sungai dan sangat rawan terjadinya longsor. Termasuk beberapa titik ruas jalan lainnya.
Keinginan orang nomor satu di Kabupaten Seribu Parit ini membangun jalan alternatif mendapat dukungan penuh dari warga. Pasalnya warga juga sangat khawatir dengan jalan penghubung yang berada di titik Parit Enam Tembilahan. Selain selalu tergenang air pasang. Saat ini hanya berjarak sekitar dua meter di pinggir sungai.(Mirwan/adv pemkab inhil)



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat