
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Musmuliadi mengusulkan agar ketersediaan dana CSR digunakan untuk pembangunan infrastruktur, seperti keberadaan tanggul pengaman yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Sebaiknya, dana CSR dari perusahaan ini digunakan untuk hal-hal yang lebih mendesak, diantaranya pembuatan tanggul bagi pengamanan perkebunnan kelapa milik petani, yang saat ini sudah yang rusak akibat intusi air laut,” tutur Musmuliadi kepada awak media, beberapa waktu lalu.
Dijelaskan Musmuliadi, dibandingkan hanya digunakan untuk membangun pasar, dana CSR dari perusahaan akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk membangun infrastruktur di wilayah perusahaan tersebut beroperasi.
“Contohnya saja PT Pulau Sambu, dana CSRnya bisa digunakan untuk perbaikan infrastruktur di Sungai Guntung atau desa-desa lainnya,” terangnya.
Namun apabila dana CSR hanya digunakan untuk membangun di daerah perkotaan, lanjut Politisi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Inhil ini, tentu mayarakat terutama yang berada di sekitar perusahaan tidak dapat merasakan secara langsung manfaat dari adanya perusaahaan di wilayah tempat tinggal mereka.
“Ke depan, kita harapkan usulan ini dapat menjadi masukan bagi Pemkab Inhil, khususnya dalam mengambil setiap kebijakan yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” imbuhnya.(adi/adv)



BERITA TERHANGAT
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Bupati Inhil Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Belantaraya
Paripurna Milad ke-60, DPRD Inhil Soroti Efisiensi Anggaran dan Inovasi Daerah