
TEMBILAHAN (detikriau.org) –Ahmad Sukron mengaku cukup kesulitan berperan sebagai Jendral Sudirman pada penampilan drama kolosal dimomen HUT TNI ke-70 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (5/10/2015).
Sukron menerangkan, letak kesulitannya terletak pada ketidaktahuannya terhadap karakter Jendral Soedirman yang sebenarnya, terlebih pada memerankan saat Jendral Soedirman memimpin Griliya sedang dalam kondisi sakit paru-paru.
“Saya cukup sulit bagaimana memerankan Jendral Soedirman tetap bersikap tegas memimpin grilya padahal ia dalam kondisi sakit,” ujar mahasiswa Fakultas Hukum Unisi ini.
“Satu lagi kesulitannya, saya tidak tahu persis bagaimana suara Jendral Soedirman, apakah lantang atau biasa-biasa saja. Karena negara kita tidak ada mendokumentasikan suaranya. Jadi saya gambarkan sajalah bagaimana jadi seorang pemimpin, dan itu dituntut tampil maksimal,” tambahnya.
Pantauan lapangan, penampilannya hampir memakan waktu 15 menit ini tampak ditonton serius oleh Bupati dan sejumlah pejabat yang hadir. Saat itu, drama yang dibawakan Sanggar Wirakartika ini menceritakan bagaimana perjuangan tentara Indonesia melawan penjajah yang dipimpin oleh Jendral Soedirman.
Dimana waktu itu, Presiden pertama RI sedang ditahan oleh penjajah. Diakhir drama, akhirnya tentara Indonesia ini berhasil merebut kemerdekaan.
“Peserta drama yang tampil ada 61 orang dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Drama ini kami lakukan latihan hanya dalam 4 hari,” tutup Sukron.(mirwan)



BERITA TERHANGAT
Polemik Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan di Inhil, Pengawasan Camat dianggap Lemah
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Wakil Bupati Inhil Yuliantini Resmi Tutup MTQ ke-20 Kecamatan Kempas Tahun 2025