
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan menyatakan bahwa jumlah tenaga pengrajin di dekranasda Inhil masih sangat minim.
Selama ini hanya ada 4 pengrajin yang aktif beraktifitas. Bahkan menurutnya, 4 pengrajin itu juga masih belum memadai dari segi kemampuan dan pengetahuan sehingga mengharuskannya untuk menghadirkan pelatih diwaktu mendatang ke Dekranasda Inhil.
“Kita baru memiliki 4 orang pengrajin, jumlah ini juga sangat terbatas dari segi tenaga dan kemampuannya,” kata Zulaikhah saat melakukan tinjauan proses pembuatan kain songket, Jum’at (11/12/2015).
Istri Bupati Inhil ini akan menambah lagi pengrajin Dekranasda Inhil dibidang tenun khususnya, sebab katanya sesuai dengan permintaan masyarakat Inhil untuk mengembangkan kain songket hasil produksi Inhil sendiri.
Bahkan ia berkomitmen untum mempromosikan kain songket di daerah ini dengan beberapa langkah.
“Saya mempromosikan langsung dengan cara memakai bahan dari hasil tenun songket dalam bentuk baju, sosialisasi melalui media serta akan pendaftaran ke Hak Cipta Indonesia, terakhir dengan cara melalui SKPD yang ada di Pemkab Inhil untuk menggunakan tenunan hasil Dekranasda,” paparnya. (mirwan/adv)



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat