Tembilahan, detikriau.org – Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2019 yang digelar Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Inhil, Rudyanto meminta inisiatif dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencari sumber dana lain guna menjalankan kegiatan keprograman.
Bukan tanpa sebab, permintaan Pj Bupati ini ternyata didasarkan atas pertimbangan alokasi dana di APBD Kabupaten Inhil yang berkisar Rp 1,2 Trilyun per tahun anggaran relatif tidak memadai untuk meng – cover seluruh kegiatan keprograman dari masing – masing OPD.
Menurut Pj Bupati, sumber keuangan lain dapat diakses oleh OPD melalui Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Pusat. Dana tersebut, imbuhnya akan dapat diperoleh dengan usaha dan kerja keras masing – masing OPD.
“Dari dana Rp1,2 triliun itu, tentunya hanya sedikit porsi yang bisa tertampung. Kepada OPD untuk rajin mencari dana tambahan baik ke Pemprov maupun ke Pusat,” kata Pj Bupati pada pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD, Senin (19/3/2018).
Selain menuntut keaktifan OPD dalam mengakses sumber dana lain, Pj Bupati juga meminta kepada OPD untuk bisa selektif dalam merealisasikan setiap kegiatan keprograman sesuai dengan skala prioritas.
“OPD semestinya bisa membuat skala prioritas, menentukan program mana saja yang harus diutamakan. Program dengan imbas lebih besar kepada masyarakat itu yang lebih diutamakan terlebih dahulu,” pungkas Pj Bupati./diskominfops_inhil/adv



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat