Tembilahan, detikriau.org – Amukan jago merah yang membakar rumah penduduk di Jalan Batang Tuaka Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan, ahad (30/12/2018) diduga disebabkan korsleting listrik.
Akibat kejadian ini, dua unit rumah warga hangus dan menelan kerugian materil sekira Rp200 jutaan.
“sumber api diduga akibat korsleting listrik,” ujar Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra melaui PS paur humas Aiptu Giri Wahyudi
Diterangkanya, kronologis kejadian bermula saat saksi Ernalis sedang menonton acara dari sebuah stasiun televisi dirumahnya. Saat itu tiba-tiba saja ia mendengar seperti adanya benda yang terjatuh yang diduganya berasal dari rumah tetangganya Feri Irawan yang saat itu dalam keadaan tidak berpenghuni.
Mencari tau, saksi bergegas keluar rumah dan mendatangi sumber suara, alangkah kagetnya, ketika itu saksi melihat kobaran api yang tampak sudah mulai membesar.
“saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar.” Ujar Giri.
“Api dapat dipadamkan sekira pukul 21.15 WIB setelah mendapat pertolongan dari warga sekitar dan dibantu Dinas Pemadam Kebakaran Kab. Inhil dengan menggunakan 3 unit mobil Pemadam Kebakaran.” Ditambahkannya.
Akibat kejadian ini, meski tidak memakan korban jiwa, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp200 jutaan.
Dua unit rumah warga hangus milik Feri IRawan (22) dan Syamsir (56)
“Saat ini kejadian masih dalam penyelidikan Polsek Tembilahan” Akhirinya.
laporan: Amrul



BERITA TERHANGAT
Polemik Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan di Inhil, Pengawasan Camat dianggap Lemah
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Wakil Bupati Inhil Yuliantini Resmi Tutup MTQ ke-20 Kecamatan Kempas Tahun 2025