Riaubermarwah.com – Batang Tuaka– Pemerintah Desa Kuala Sebatu bersama kapolsek Batang Tuaka menggelar Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah), Pelestarian Lingkungan, serta Penyaluran Insentif, Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto, SH, MH, Kepala Desa Kuala Sebatu Ns. Budi Wibowo, S.Kep, Pendamping P3MD Kecamatan Batang Tuaka Surniati, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, para kepala dusun, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, ibu-ibu PKK, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kuala Sebatu menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban desa, sekaligus melestarikan lingkungan.
Sementara itu, Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto dalam arahannya mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, meningkatkan kesadaran hukum, serta bersama-sama menjaga kamtibmas melalui pengaktifan pos kamling dan satkamling.
Ia juga menyampaikan program Green Policing Polda Riau sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan, karena dampaknya sangat merugikan,” ujar Kapolsek.
Pendamping P3MD Kecamatan Batang Tuaka turut memberikan sambutan dan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan sosialisasi tersebut sebagai bagian dari upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran insentif kepada pihak terkait, sebelum akhirnya ditutup secara resmi. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.



BERITA TERHANGAT
Polsek Batang Tuaka Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Parit Sungai Dusun Kecil
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Hasil Penindakan, Selamatkan Kerugian Negara Rp3,1 Miliar
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Hasil Penindakan, Selamatkan Kerugian Negara Rp3,1 Miliar