
detikriau.org – Banjir pasang atau yang lazim disebut banjir rob kembali mengenangi kota Tembilahan. Naiknya permukaan air laut ini menjadi sesuatu yang lazim terjadi setiap tahunnya di Kabupaten Indragiri Hilir.
Sebagai daerah pasang surut, meluapnya air laut hingga ke darat tidak berlangsung lama, hanya sekira 2 – 3 jam. Saat pasang surut airpun kembali menyusut.

Biasanya meluap tingginya permukaan air ini hanya terjadi selama 3 – 4 hari.
Dititik-titik lokasi tertentu, khususnya didaerah pesisir pantai di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu, permukaan air tertinggi mencapai lutut orang dewasa.
Reporter: Amrul



BERITA TERHANGAT
Polemik Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan di Inhil, Pengawasan Camat dianggap Lemah
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Wakil Bupati Inhil Yuliantini Resmi Tutup MTQ ke-20 Kecamatan Kempas Tahun 2025