
Tembilahan, detikriau.org – RSUD Puri Husada Tembilahan sampaikan usulan pengadaan Uninteruprible Power Suply (UPS). Supply daya bebas gangguan ini dibutuhkan untuk minimalisir kerusakan sejumlah peralatan medis.
“pasokan daya PLN kerap terganggu. Hari ini saja sudah beberapa kali terputus. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap daya tahan peralatan kita,” Ujar Direktur RSUD Puri Husada, dr Saut Pakpahan saat berbicangan dengan Sekretaris Komis IV DPRD Inhil, Herwanissitas dalam kunjungan kerjanya kerumah sakit plat merah itu, senin (5/11)
Menurut dr Saut, tidak stabilnya pasokan listrik dipastikannya sudah memberikan dampak terhadap sejumlah peralatan. Salah satu peralatan medis, disebutkannya bernama Ventilator kini alami kerusakan dan tidak lagi bisa dimanfaatkan.
“JIka rusak, pastinya pelayanan kita kepada masyarakat juga terganggu dan tidak akan bisa maksimal. Solusinya harus ada UPS,” Sampaikannya.
Sementara itu, Herwanissitas menilai usulan yang disampikan pihak RSUD Puri Husada sangat beralasan. Ketersediaan peralatan medis diperlukan untuk menunjang pemberian pelayanan kesehatan pada masyarakat. Pengadaan peralatan medis, membutuhkan dana ratusan bahkan miliaran rupiah.
“peralatan medis yang sudah kita miliki pastinya harus dirawat dengan baik agar memberi nilai manfaat lama. Untuk itu, peralatan pendukung untuk perawatan menjadi sesuatu yang diharuskan,” Pendapat Sitas
Hanya saja menurutnya, pengadaan peralatan pendukung seperti UPS itu sebelumnya haruslah melalui usulan dan nantinya akan dibahas bersama-sama oleh DPRD dengan Pemerintah Daerah.
“Saya nilai usulan pengadaan UPS ini layak untuk diprioritaskan. Saya akan coba perjuangkan agar disetujui untuk dianggarkan.” Akhiri Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini./ fsl



BERITA TERHANGAT
Polemik Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan di Inhil, Pengawasan Camat dianggap Lemah
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Wakil Bupati Inhil Yuliantini Resmi Tutup MTQ ke-20 Kecamatan Kempas Tahun 2025