
Tembilahan (www.detikriau.org)—Sekjend Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) meminta semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 untuk tidak memanfaatkan agenda pemekaran kabupaten Indragiri selatan (Insel) sebagai bahan melakukan bujuk rayu kepada masyarakat. Menurutnya, agenda pemekaran inhsel, sejauh ini hampir dipastikan akan berhasil, terlepas siapapun Bupati yang terpilih nantinya.
“Ini hanya sebatas himbauan, intinya kita meminta untuk tidak menyampaikan bahasa bujukan terkesan pembodohan. Pemekaran Insel, siapapun Bupatinya pastinya akan terus bergulir. Jadi jangan persoalan ini dipolitisir,” Ujar indra, kemaren
Kampnye atau bujukan yang seperti itu dinilai Indra sebagai sebuah upaya pembodohan terhadap masyarakat. Sampaikanlah program-program yang jelas sebagai janji kepada masyarakat.”Silahkan saja bertanding untuk memperebutkan hati rakyat. Tapi tentunya dengan benar dan tidak mengada-ngada.” Pungkas Indra. (dro)



BERITA TERHANGAT
Kondusif, Pilkada Inhil Patut Jadi Contoh Baik
Warohmah Unggul di 8 Kecamatan, Sumbawa 9 Kecamatan dan Cerdas 3 Kecamatan
Pilkada Inhil Satu Putaran, Warohmah Unggul Dengan Perolehan Suara Sebesar 36,68%