TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung memaparkan hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan operasi zebra siak 2016.
Pelanggaran-pelanggaran dalam operasi yang berlangsung selama 14 hari dari tanggal 16 sampai 29 November ini menurun dibandingkan tahun 2015.
Diantaranya, jumlah pelanggaran tahun 2016 berjumlah 433, sedangkan tahun lalu mencapai 693 pelanggar. Sedangkan jumlah tilang hanya 189 berkas, sangat menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 627 berkas.
Namun disamping itu, jumlah teguran meningkat dari tahun lalu. Tahun 2016 ini mencapai 244 lembar teguran, sedangkan tahun lalu hanya 66 lembar.
“Untuk pelanggaran menurun 37 persen dari tahun lalu, tilang juga menurun 70 persen tetapi untuk teguran naik sekitar 73 persen. Untuk giat lantas 2016 ini mengalami kenaikan 16 giat atau 5 persen dari 295 menjadi 311 giat,” kata Dolifar Manurung, Rabu (30/11/2016).
Diakhir pemaparan, Kapolres mengharapkan apa yang sudah dicapai dalam Operasi Zebra Siak 2016 dapat dipertahankan yang menunjukan tingkat pemahaman masyarakat terhadap kamseltibcar lantas sudah cukup tinggi.
Sehingga, apa yang dituju oleh Operasi ini yaitu meningkatkan kepatuhan hukum masyarakat dalam berlalu lintas di Kabupaten Inhil dapat tercapai./Mirwan



BERITA TERHANGAT
Polemik Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan di Inhil, Pengawasan Camat dianggap Lemah
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Wakil Bupati Inhil Yuliantini Resmi Tutup MTQ ke-20 Kecamatan Kempas Tahun 2025