TEMBILAHAN (www.detikriau.org)- Akibat tidak adanya tanda-tanda perbaikan Jembatan, sebuah mobil angkutan sewa pribadi terbalik di jembatan Parit 8 jalan lintas provinsi desa pulau palas, Tembilahan, dini hari kemarin (1/10) meski tidak menimbulkan korban jiwa, Camat Keritang Ahmad Rahmani yang menjadi penumpang di mobil tersebut sempat shok dengan kejadian tersebut.
Mobil yang mengangkut tiga orang penumpang dari Pekanbaru itu terbalik setelah sopir yang membawa mobil tersebut tidak melihat adanya tanda perbaikan pada jembatan Parit 8 Pulau Palas yang harusnya diberikan oleh penyelenggara perbaikan jembatan.
Menurut Rio, salah seorang penumpang lainya selain tidak adanya tanda-tanda perbaikan jembatan tersebut kondisi kabut yang menyelimuti daerah itu juga jadi penyebab terganggunya pengliatan supir.
“Memang tanda-tanda perbaikan jembatannya tidak ada, selain itu kabut juga cukup tebal mengganggu pandangan supir.” Jelasnya.
Ahmad Rahmani yang shok dengan kejadian tersebtu sempat kesal dengan penyelenggara jalan yang sama sekali tidak mengkuti prosedur perbaikan yang harusnya dilengkapi dengan tanda-tanda perbaikan. Menurutnya hl ini sangat mengancam para pengguna jalan yang melintas dijalan tersebut.
“Seharusnyakan setiap perbaikan yang dilakukan ditempat umum harus ada tanda-tandanya, apa lagi ini jembatan yang dulintasi banyak pengguna jalan, jika ada apa apa siapa yang mau bertanggung jawab,” kata Ahmad sambil ditolong oleh penumpang lainya.(dro/rls)



BERITA TERHANGAT
Polemik Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan di Inhil, Pengawasan Camat dianggap Lemah
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Wakil Bupati Inhil Yuliantini Resmi Tutup MTQ ke-20 Kecamatan Kempas Tahun 2025