“Dermaga di Kecamatan Pelangiran diminta dibangun menggunakan system kubus apung HDPE”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pentingnya keberadaan dermaga sebagai tempat turun naik penumpang dan bongkar muat barang, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk memperhatikan dermaga di setiap daerah dan segera melakukan perbaikan apabila kondisinya sudah tidak layak digunakan.
Permintaan tersebut disampaikan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Okta Hasanatan kepada awak media, kemarin.
Dicontohkan Okta, seperti kondisi dermaga di pelabuhan yang berada di Ibukota Kecamatan Pelangiran yang kondisinya sudah tidak memadai untuk digunakan, sehingga dibutuhkan penanganan segera dari Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
“Dermaga disana harus secepatnya dibangun ulang, karena menjadi satu-satunya tempat warga turun baik saat menggunakan transportasi laut. Apalagi kalau ada warga yang sakit, paling susah ngangkutnya,” tutur Okta.
Dijelaskan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, dermaga tersebut merupakan salah satu akses jalan bagi masyarakat eks transmigrasi menuju Kecamatan Kateman dan Tembilahan.
“Kalau bisa dermaganya dibuat menggunakan kubus apung Polietilena berdensitas tinggi atau High Density Polyethylene, (HDPE), seperti yang ada di Kecamatan Teluk Belengkong dan Concong,” tambahnya.
Jika pembangunannya menggunakan kubus apung HDPE, lanjut Okta, dermaga tersebut akan lebih kuat, tahan lama dan aman bagi lingkungan.
“Seperti kita ketahui, disana daerahnya pasang surut. Jadi, kalau menggunakan kabus apung HDPE, tentu akan fleksibel dan mengikuti kondisi air,” imbuhnya. (adi)



BERITA TERHANGAT
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Bupati Inhil Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Belantaraya
Paripurna Milad ke-60, DPRD Inhil Soroti Efisiensi Anggaran dan Inovasi Daerah