
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Selain fokus terhadap pencegahan dan penanganan peredaran Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), pihak terkait juga diminta mensosialisasikan penggunaan berbagai bahan berhaya lainnya oleh masyarakat.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Inhil, HM Yusuf Said saat hearing bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas, beberapa waktu lalu.
Dikatakan Yusuf, saat ini bukan hanya peredaran NAPZA yang dapat merusak masa depan generasi muda di Negeri Seribu Parit, tetapi juga penggunaan berbagai bahan berbahaya lainnya, seperti menghirup lem, mengkonsumsi obat batuk secara berlebihan, yang cukup banyak ditemukan dan bisa dilihat di lapangan.
“Kita sangat sedih melihat sejumlah anak-anak di bawah umur dengan santainya menghirup lem di jalanan tanpa ada rasa takut atau malu terhadap orang-orang yang melihatnya,” tutur Yusuf.
Permasalahan itulah menurut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini yang harus juga menjadi prioritas utama untuk segera dicari solusi dan jalan keluarnya sehingga tidak semakin meluas dan pada akhirnya dapat menghancurkan masa depan daerah dan bangsa serta generai muda.
“Salah satu cara yang dapat kita lakukan, adalah dengan memberikan sosialisasi dan penanganan sejak dini kepada mereka yang belum dan sudah terlanjut menggunakannya,” imbuhnya.(adi/adv)



BERITA TERHANGAT
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Bupati Inhil Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Belantaraya
Paripurna Milad ke-60, DPRD Inhil Soroti Efisiensi Anggaran dan Inovasi Daerah