
TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sepanjang tahun 2012 terdata kasus kematian ibu dan anak saat persalinan sebanyak 29 kasus ibu dan 127 anak. Jumlah ini terbilang menurun dari tahun sebelumnya dengan 37 kasus kematian ibu dan 188 anak.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Rasul Alim, kemarin. “Kita terus mengupayakan agar terciptanya kerjasama yang baik antara petugas medis dengan bidan-bidan kampung atau dalam istilah dulu dukun beranak. Penanganan persalinan yang baik tentu bisa mengurangi berbagai resiko,” jelasnya.
Dijelaskan Rasul, ada tiga sebab yang dapat mengakibatkan kematian ibu dan bayi saat persalinan yaitu, terlambat memeriksakan kandungan, terlambat pertolongan kesehatan dan terlambat dibawa ketempat pelayanan kesehatan.
“Tiga hal itu yang perlu kita perhatikan. Kalau semuanya sudah lakukan kita yakin semua akan baik, meski sebagai mahluk yang beriman kita juga harus percaya kepada keputusan Tuhan,” tandasnya.(dro/*1)



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat