TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan dapat segera melakukan perbaikan dan pembenahan yang mendalam terhadap berbagai kelemahan dan kekurangan tenaga teknis pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Pemerintah Daerah (Pemda) agar secepatnya mencari jalan keluar terhadap kekurangan tenaga teknis pada Dinas Cipta Karya, Dinas Bina Marga dan Dinas Perkebunan,” kata Jubir Banggar DPRD Inhil, Edi Gunawan saat membacakan hasil pembahasan terhadap Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2016 pada Rapat Paripuna di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.
Selain itu, Pemda juga diharapkan dapat segera mengumumkan paket-paket pekerjaan yang akan dilaksanakan kepada masyarakat, sehingga minimal pada Bulan Maret seluruh paket pekerjaan sudah bisa dimulai.
“Besarnya belanja tahun 2016 nanti tidak akan memberikan arti apa-apa, kalaulah Pemda tidak dapat membelanjakannya secara maksimal. Sebab, ini akan memberikan dampak yang tidak baik, seperti adanya pemotongan DAU oleh Pemerintah Pusat, yang akan memberikan kerugian pada kita semua, baik masyarakat maupun daerah,” tambahnya.
Oleh karena itu, jika proses tahapan sampai dengan pelaksanaan pekerjaan dapat disesuaikan sebagaimana yang diamanahkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka sejarah dan Rekor MURI akan tercatat di Kabupaten Inhil.
“Dan kami DPRD Kabupaten Inhil akan menunggu berita Rekor MURI ini,” imbuhnya. adi



BERITA TERHANGAT
Argan Excl tumbang, Cakra Muda PPWI Inhil melaju ke putaran ke tiga di turnamen Volley Dandim 0314/inhil Cup VII
Bupati Inhil Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Belantaraya
Paripurna Milad ke-60, DPRD Inhil Soroti Efisiensi Anggaran dan Inovasi Daerah