TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menginstruksikan kepada seluruh Camat, untuk lebih proaktif dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dalan lahan (karhutla) di wilayahnya masing-masing.
Pernyataan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Terpadu Penendalian Karhutla jajaran Forkopimda, yang turut dihadiri Camat, Upika dan perwakilan perusahaan di Kabupaten Inhil.
Dikatakan, dalam upaya mengantisipasi sejak dini munculnya titik api atau hotspot yang berasal dari karhutla, maka sangat dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terkait, khususnya aparatur pemerintahan yang ada di tingkat kecamatan.
“Jadi, salah satu indikator saya dalam mengevaluasi kinerja camat adalah dengan penurunan jumlah hotspot di kecamatan masing-masing,” kata Bupati Wardan.
Selanjutnya, mantan Sekdako Pekanbaru ini juga menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak membuka lahan baru atau membersihkan lahannya dengan cara dibakar, karena disamping akan mengakibatkan kebakaran juga dapat terkena saksi pidana.
“Perusahaan yang ada di Inhil juga harus menyediakan alat pemadam api ringan serta membentuk Masyarakat Peduli Api (MPI) di wilayahnya masing-masing,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat