Tembilahan (detikriau.org) – Produksi beras di Kabupaten Inhil menjadi penyumbang 28 persen kebutuhan beras di provinsi Riau. Dengan angka ini mendudukkan Inhil menjadi Kabupaten penyumbang beras terbesar bagi provinsi Riau.
Menurut kadis Tanaman Pangan Hotikultura (TPH) Provinsi Riau melalui Sekretaris Dinas, Mazarma Hz dalam penyampaian kata sambutannya pada acara panen bibit padi dan penyerahan alsintan di Balai Benih Utama (BBU) Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan kemaren, total produksi beras di provinsi Riau sebanyak 434.151 Ton. Dari total jumlah itu, Inhil menyumbang sebanyak 125.340 Ton.
“5 tahun lalu predikat itu dipegang oleh Kabupaten Rohil namun sekarang Inhil ditempat teratas.”Ujarnya.
Untuk itu, sekretaris Dinas Pertanian ini menyampaikan bahwa Provinsi menitipkan pesan agar predikat ini dapat terus dipertahankan Inhil harus mampu mengamankan kawasan pengembangan areal persawahan padi untuk tidak bergeser pada peruntukan lainnya.
Menurutnya, lahan persawahan mengharuskan syarat-syarat lebih khusus dibandingkan peruntukan lainnya. Lahan pertanian keberadaannya harus dekat dengan pemukiman penduduk untuk memudahkan perawatan dengan lebih baik serta memiliki sumber pengairan yang mencukupi.
“Potensi lahan pertanian Inhil masih sangat luas, hari Inhil terus melakukan penambahan luasan areal pertanian khususnya padi. Kami berkeyakinan Inhil akan mampu terus mempertahankan predikatnya sebagai penghasil beras terbesar bagi Riau.” Tandasnya. (dro/adv pemkab inhil)



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat