Tembilahan, detikriau.org – pemerintah kabupaten indragiri hilir berangkatkan 30 orang tokoh yang mewakili alim ulama, tokoh masyarakat serta imam masjid untuk melakukan studi atau orientasi ke jakarta sebagai upaya untuk meningkatkan semangat guna memakmurkan masjid di inhil.
masjid-masjid di jakarta dinilai memiliki dan melaksanakan manajemen masjid dengan tata-kelola yang baik seperti diantaranya masjid agung al azhat jakarta, masjid kubah emas di depok jawa barat di mana masjid ini menjadi rujukan banyak pengurus masjid se indonesia.
di sana nantinya, perwakilan utusan inhil ini akan dapat melihat dan bertanya secara langsung bagaimana pengurus mengelola masjid sehingga masjid mampu menjadi masjid yang representative.
“baik di pandang dari sisi kebersihan, peribadatan, pendidikan, dan masjlis talimya” ujar kabag kesra setda inhil hm arifin ketika menyampaikan laporan pemberangkatan rombongan study kepada bupati inhil hm wardan di mesjid yamp dilingkungan kantor bupati inhil, rabu (5/07) malam
arifin berharap dengan program ini akan didapat ilmu dan pengalaman yang nanti bisa di terapkan dan di aplikasikan di daerah dan masjid masing masing.
bupati inhil hm wardan mp dalam kesempatan itu mengucapkan selamat jalan seraya menyampaikan pesan bahwa pemerintah akan selalu memberikan perhatian yang serius terhadap pembanguan di bidang keagamaan.
“program ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dan pertahatian yang tinggi pemerintah dibidang keagamaan. kita berharap kedepan peran dan kontribusi alim ulama juga sangat diharapkan dalam membangun kabupaten inhil,”ujar bupati
bupati menegaskan kepada kabag kesra agar segera optimalkan, peran dan fungsi forum ulama, umara’ yang sudah di bentuk dan dikukuhkan beberapa waktu yang lalu./adv



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat