Tembilahan (detikriau.org) – Oktober 2014 mendatang, Port of Indragiri direncanakan sudah akan mulai berfungsi. Saat ini Pemkab Inhil sedang melakukan pembahasan draff kerjasama dengan pihak PT Maskapai Pulau Laut Pull Kontainer Shipping Jakarta.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo dalam rapat paripurna ke 7 masa sidang ke II Tahun sidang 2014 diruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil, Jl HR Subrantas Tembilahan kemaren
“Kita sedang lakukan pembahasan draff kerjasamanya dengan pihak PT Maskapai Pulau Laut Pull Kontainer Shipping Jakarta bersama PT Pelindo Cabang Tembilahan selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP), yang memiliki legalitas pengelola pelabuhan” Sampaikan Wabup
Wabup berkeyakinan jika kerjasama ini bisa disepakati maka pada bulan oktober 2014 mendatang port of Indragiri atau yang lebih dikenal pelabuhan parit 21 ini sudah dapat dioperasionalkan.
Untuk sekedar diketahui, port of Indragiri telah memperoleh izin operasi dari Dirjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan Nomor : PP.00/25/20/01-13 tanggal 06 November 2013. Namun sejak saat itu hingga hari ini pelabuhan ini memang belum difungsikan sebagaimana peruntukannya. (dro/adv pemkab inhil)



BERITA TERHANGAT
Pemkab Inhil Ikuti Sosialisasi Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan
Bupati Herman: Training Raya Nasional HMI Jadi Momentum Cetak Kader Futuristik
Ketua TP PKK ,TP Posyandu dan Dekranasda Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Lembaga Dekranas, TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu bersama Ketua TP PKK Pusat