TEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini, sejumlah kasus di bidang kesehatan ditemukan dan terdata masih sangat tinggi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diantaranya angka kematian ibu dan bayi.
Hal itu diungkapkan Bupati Inhil, HM Wardan dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.
Dikatakan Bupati, jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Provinsi Riau, Kabupaten Inhil berada di posisi paling atas untuk kasus kematian ibu dan bayi.
“Salah satu penyebabnya adalah kondisi infrastruktur yang kurang memadai,” tutur Bupati Wardan.
Selain itu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, yang juga tidak kalah besarnya ditemukan di Negeri Seribu Parit, yakni Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung, kaki gajah atau filariasis serta Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Jadi, masih banyak yang perlu diperhatikan. Karena itu, Saya akan lebih fokus dan menitikberatkan bagaimana permasalahan infrastruktur ini dapat segera terselesaikan, guna mengatasi berbagai persoalan tersebut,” imbuhnya. (adi/adv)



BERITA TERHANGAT
Bupati Herman Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Riau di Kabupaten Indragiri Hilir
Bunda PAUD Inhil Buka Pelatihan Sekolah Ramah Anak Jenjang PAUD Gelombang II dan Deklarasi Sekolah Ramah Anak
Lepas Keberangkatan Jamaah Umrah, Bupati Herman Berpesan Jaga Kesehatan dan Keselamatan