
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menginstruksikan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan lintas sektor, untuk secara bersama-sama membuat program yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing, dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan gizi buruk.
Pasalnya, lanjut orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini, untuk mencegah dan mengantisipasi semakin meningkatnya jumlah AKI, AKB dan gizi buruk tidak bisa hanya diserahkan kepada Dinas Kesehatan (Diskes) saja, tetapi harus bersama-sama dengan lintas sektor.
“Intinya, kita semua harus saling bersinergi,” kata Bupati Wardan.
Dijelaskan Bupati Wardan, contohnya saja dalam penanganan AKI dan AKB. Dimana, setiap proses persalinan dan kelahiran, haruslah didampingi tenaga kesehatan atau bidan dan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), seperti di Rumah Sakit dan Puskesmas.
Untuk itu, tenaga kesehatan di setiap wilayah harus disiplin serta sungguh-sungguh melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Jika ditemukan ada yang main-main dan tidak serius, maka saya instruksikan Diskes Inhil untuk memberikan sangsi tegas, sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya. (adi)



BERITA TERHANGAT
Bupati Inhil Apresiasi Turnamen Lacak Kamtibmas Polres Inhil dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80
Wabup Yuliantini, S.Sos, M.Si mengikuti rapat koordinasi pengendalian Inflasi Daerah
Wabup Yuliantini Lepas Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Perkuat Sinergi dan Gaya Hidup Sehat Masyarakat.